Serba Salah

Kalau gue matiin bb nya, banyak relasi gue nanya “Bb lo mati ya?”.
Kalau gue nyalain bb nya, jujur sakit hati gue tiap liat recent updates.
Kalau gue remove pin-nya, ntar gue dibilang childish.

Serba salah gue jadinya!

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Untitled

I open my eyes, I try to see but I’m blinded by the white light.
I can’t remember how, I can’t remember why, I’m lying here tonight.

And I can’t stand the pain.
And I can’t make it go away.
No I can’t stand the pain.

How could this happen to me, I made my mistakes.
I’ve got no where to run, the night goes on as I’m fading away.
I’m sick of this life, I just wanna scream, how could this happen to me?

Everybody’s screaming, I try to make a sound but no one hears me.
I’m slipping off the edge, I’m hanging by a thread, I wanna start this over again.

So I try to hold onto a time when nothing mattered.
And I can’t explain what happened.
And I can’t erase the things that I’ve done.
No I can’t… … … 😦

Popularized by “Simple Plan”

Categories: Uncategorized | Tags: , , , , , | Leave a comment

Stereo Love, Vodka… Sebuah Penantian Panjang

Photo captured at Wonderbar, December 2008-

…I can fix all those lies
Oh baby, baby I run, but I’m running to you
You won’t see me cry, I’m hiding inside
My heart is in pain but I’m smiling for you
Oh baby I’ve tried to make the things right
I need you more than air when I’m not with you
Please don’t ask me why, just kiss me this time
My only dream is about you and I…

Those lyric of Stereo Love (Edward Maya) is always remind me to the chapter of my life more than a year a go. Today, I did nothing at all. Just sat on my chair, i didn’t move my legs out of my room all whole day.

To night, this is fourth glass of Vodka in front of me. I’m actually feeling bad. Very bad 😦

Everything is gonna be messed!

More than a year a go, we have had some planning to reach our future together, to walk down the altar together, and feel happily ever after.

We planned it after graduation comes to me, it supposed to be this month.

Day by day we’ve spent, no doubt.

I have never falter to choose her as my last resort. Eventhough there is so much people said that she seems like unworthy for it, but I don’t really really care. I love her. And I know, God sent her for me 🙂

Our relationship has been running on the good condition.

Until one day, one little prick ruins everything.

I will never write down how does it happen. I will not tell anyone. It was like, you know, she transformed being someone else. And i didn’t know why.

She didn’t keep the promises. She totally changed for the reason I have never known until today.

October 2K11, we broke up!

ANJING!!!

It so long journey i have spent until now. But you know, it’s like the more i try to understand, the more I feel fall and fall and fall again. Every single thing I have prepared must be lost. Honestly, I still waiting for her. I don’t expect too much such we fix and rebuild the relationship we’ve ever had. I just want to talk with her and I wanna know what’s happened as a matter of fact.

I tried so many ways to keep my life running after those terrible moment, I tried to move-on my step. I opened a new relationship with new girl in order to forget our memorable period. God… Moreover, until my relationship with the new girl has come to an end, I can never forget her.

I’m so tired of waiting, assuming, hoping.

Waiting for our period back. Like a hearing lies, a broken promises.

Lord…What I supposed to do? 😐

Would You bring me to the brighter day in the rest of my life?

Lead me God, gimme the answer O:)

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Sumpah Pemuda

Dalam rangka memperingati hari #SumpahPemuda, saya akan repost beberapa tweet seorang kawan…

Pemuda dulu: Telat bergerak ketembak | Pemuda kini : Telat ngangkat membengkak

Pemuda dulu : Kami, putra dan putri Indonesia | Pemuda kini : Kami, putra dan putri yang ditukar

Pemudi dulu : Kalau telat dihukum | Pemudi kini : Telat dikit beli test pack

Pemuda dulu : Namanya Syamsul Bachri | Pemuda kini : Namanya S4Ms Ch3l4Lu c4yan9 k4mOH

Pemuda dulu : Semangat 45 | Pemuda kini : Semangat 69

Pemudi dulu : Liat orang dari isi hatinya | Pemudi kini : Liat orang dari isi dompetnya

Pemuda dulu : Mengemban amanat | Pemuda kini : Mencari alamat

Pemuda dulu : Cinta satu tanah air, tanah air Indonesia… | Pemuda kini : Cinta satu malam, oh indahnya…

Pemudi dulu : Disiplin | Pemudi kini : Diselipin… #Eh

Sekian!!! Salam pemuda!!!

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Tired

Aku sudah sangat lelah berlari…
Tuhan…
Beri aku ketenangan, untuk dapat menerima semua yg tak mampu kuubah.
Beri aku keberanian mengubah apa yang mampu kuubah.
Dan beri aku kebijaksanaan dalam memahami perbedaannya…

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Aku, Kamu dan Cukai Rokok

Hmmh… Sebenernya sih udah dari kemarin gw pengen nulis, tapi baru sempet sekarang.  Maklum lah, masih jadi kulinya orang, jadi waktu buat sendiri ya masih terbatas. Langsung ke substansi tulisan aja.

Weekend kemaren, gw sama Eda pergi ke salah satu cafe yang ada di Jakarta Selatan. Setelah beberapa lama, doi ngerengek minta pindah ke ruangan tanpa asap rokok.

“Gila ya… Gw ngerokok, tapi ga suka asap rokok berlebih”. She said.

“Dan lagi ya, tadi itu semua perempuan”. She added.

Terus gw jawab, “Emang kenapa leng kalo perempuan ngerokok?”.

“Ya gpp sih, cuma itu mendeskripsikan kalo perempuan sekarang udah lebih berani, ngerokok di depan public tanpa khawatir akan persepsi public yg tendensius tentang mereka”. Katanya, lugas.

“Agree!!!” Kata gw, berusaha menghindari perdebatan 😀

Memang sih, doi bukan cewe gw yg pertama yg ngerokok. Pernah ada beberapa mantan gw yang juga ngerokok. Tapi cuma dia yang tetep menjaga citra dan penilaian public dengan tidak merokok di luar “private area”. Hehe… Ya… Dia cuma ngerokok kalo lagi di dalem kamar atau mobil doank.

Point dari tulisan ini sebenernya bukan curhat tentang pacar atau mantan gw. Gw juga ngga akan memaparkan apa bahaya ngerokok, lalu berkhotbah agar kalian menjauhi rokok. Di sini gw akan lebih membahas tentang kontribusi rokok terhadap kemampuan fiskal negara kita.

Ya… Melalui pajak dan cukai rokok.

Secara mikro, dan sebagai gambaran cerita tentang rokok bisa kita ambil saripati dari laporan keuangan Sampoerna pada akhir semester pertama 2012 ini. Menurut DetikFinance, PT. Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk berhasil membukukan penjualan sebesar Rp. 31,88 triliun. Tumbuh 22% jika dibandingkan dengan periode yang sama di 2011 (Rp. 24,68 triliun).

Dengan sales tersebut, mereka memperoleh earning after taxes sebesar Rp. 4,87 triliun. Sebuah angka yang fantastis bagi korporasi dagang. Laba sebesar itu berhasil diraih dalam rentang semesteran.

Dengan prestasi tersebut, wajar saja jika harga per lembar saham mereka di lantai bursa ikut terkoreksi dari Rp. 865 di Juni 2011 menjadi Rp. 1113 di Juni 2012. Bisnis yang menggiurkan untuk dijalankan terkait masih lemahnya regulasi tentang tembakau di Indonesia. Berbanding terbalik dengan Amerika, di mana majority shareholder Sampoerna sekarang berasal.

Di Amerika Serikat, ada suatu badan khusus yang berwenang atas segala sesuatu menyangkut tembakau, yaitu Board of Alcohol, Tobacco and Firearm. Di sana, rokok menjadi industri yang sangat dianaktirikan dengan berbagai regulasi yang ketat sebagai non-tarif barrier untuk perusahaan rokok. Hal tersebut mengimplementasikan seberapa concern pemerintahan Obama menyikapi mahalnya biaya kesehatan masyarakat saat ini.

Beda dengan di Indonesia, di sini perusahaan rokok masih punya berbagai privilege dalam melaksanakan aktifitas produksi dan perdagangan. Mereka juga masih leluasa melakukan berbagai strategi pemasaran, branding, promotion dan berbagai aktifitas public relation lainnya.

Hal yang lebih ironi adalah perusahaan rokok sangat aktif secara masif dalam pendanaan (sponsorship) acara-acara olahraga. Itu merupakan representasi dari masih lemahnya regulasi yang mengatur tentang rokok di negara kita.

Pajak dan Cukai rokok

Melalui PMK No. 167/PMK.011/2011, Kementerian Keuangan menetapkan kenaikan tarif cukai rokok rata-rata 16% mulai 1 Januari 2012. Apa yang tertuang dalam peraturan tersebut adalah perubahan ketiga atas PMK No. 181/PMK.011/2009 tentang Tarif Cukai Hasil Tembakau.

Secara konsep, seperti kita semua ketahui, cukai adalah pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang mempunyai sifat atau karakteristik yang ditetapkan dalam undang-undang.

Maksud dari barang-barang tertentu yang mempunyai sifat atau karakteristik adalah barang yang :

  • Konsumsinya perlu dikendalikan;
  • Peredarannya perlu diawasi;
  • Pemakaiannya dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat atau lingkungan hidup;
  • Pemakaiannya perlu pembebanan pungutan negara demi keadilan dan keseimbangan, dikenai cukai berdasarkan undang-undang.

Selain dikenai cukai, ada wacana bahwa industri rokok juga akan ditarik pajak daerah. Pajak rokok adalah salah satu dari beberapa jenis pajak yang diatur dalam undang-undang pajak dan retribusi daerah. Hanya saja, bagaimana tata cara pemungutannya akan gw bahas di lain waktu.

Kontribusi rokok terhadap APBN

Dalam industri tembakau Indonesia, rokok secara garis besar dibagi menjadi rokok buatan mesin (rokok kretek dan rokok putih – SKM dan SPM) dan sigaret kretek tangan (SKT) bagi kepentingan penarikan cukai.

Kebijakan fiskal Indonesia mengenai tembakau diatur dalam Roadmap Industri Tembakau Pemerintah (2007-2020). Roadmap mempertimbangkan tiga prioritas utama bagi sektor tembakau di Indonesia – ketenagakerjaan, pendapatan negara dan kesehatan masyarakat – dan menetapkan batas-batas waktu regulasi dari tahun 2007-2020.

Secara nyata, penerimaan negara dari cukai rokok di tahun 2011 mencapai Rp. 77 Triliun, melebihi target sebesar Rp. 60,7 Triliun. Dengan angka tersebut, bisa kita sepakati kalau industri rokok menyumbang sekitar 7% terhadap penerimaan negara.

Kecil memang kalau kita bandingkan dengan penerimaan negara dari pajak agregat atau penerimaan migas. Tapi secara mikro-sektoral, cukai rokok adalah salah satu jawara yang memegang peran penting dan bisa diandalkan dalam pendanaan APBN.

Belum lagi peran industri rokok dalam menyerap tenaga kerja di Indonesia bisa dikategorikan signifikan. Sebagai contoh, Sampoerna mempekerjakan puluhan ribu orang dalam industri sigaret kretek tangan (SKT) yang padat karya.

Pada akhir 2011, Sampoerna menyerap total tenaga kerja sekitar 87.000 orang, termasuk lebih dari 60.000 orang pekerja di 38 Mitra Produksi Sigaret (MPS) yang tersebar di 27 kabupaten di Pulau Jawa. Sekitar 90,2% dari tenaga kerja tersebut (termasuk MPS) yang terlibat dalam produksi SKT. Pemerintah mengakui pentingnya penyerapan tenaga kerja pada industri SKT melalui kebijakan cukai SKT. Pemerintah harus mempertimbangkan pentingnya perlindungan tenaga kerja dalam merumuskan kebijakan cukai di masa depan.

Jadi, ibarat pisau yang mempunyai 2 (dua) sisi, rokok mungkin sangat memberikan dampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Tapi, di sisi lain industri rokok mempunyai kontribusi luar biasa terhadap pendanaan pembangunan di negara ini maupun kemampuannya dalam menyerap angkatan kerja baru yang terus bertambah dari tahun ke tahun.

 

Gak kerasa jam di cafe udah nunjukin jam 2 pagi…

Waktunya gw nganterin Eda pulang 😉

Bekasiiiiiii, here we meet again ❤

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Apanya yang Sakti?

Apanya yg sakti kalo neraca transaksi berjalan selalu defisit?

Apanya yg sakti kalo selalu terjadi deviasi besar dalam pengelolaan keuangan negara/daerah?

Apanya yg sakti kalo untuk renegosiasi kontrak terkait pengelolaan industri hulu migas aja selalu gagal?

Apanya yg sakti kalo mayoritas sektor strategis dikuasai asing? Mana kedaulatan pangan? Mana kedaulatan energi?

Apanya yg sakti kalo bandar narkotik internasional dengan “Death Punishment” malah diberi grasi oleh presiden? Mana UU Narkotika? Mana UU Tindak Pidana Pencucian Uang?

Apanya yg sakti kalo ada eselon III di Kementerian Luar Negeri yg bahkan ga tau esensi dari “Perundingan Kyoto” itu apa?

Sakti sih, tapi saktinya kalo ngusir pedagang kaki lima…

Sakti sih, tapi saktinya kalo minggir-minggirin rakyat pake voorijder di jalan tol…

Sakti sih, tapi saktinya kalo ekstensifikasi PPh21, bukan PPh23 badan…

Sakti sih, tapi saktinya… … … (Isi sendiri yaa…)

Selamat hari [Katanya] Kesaktian Pancasila, bangsaku…

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Desentralisasi Fiskal dan Hambatan Dalam Penerapannya

Berikut gw tulis tweet gw di @imanbatman tanggal 31 Agustus 2012, jam 20:17-20:32 tentang desentralisasi fiskal dan hambatan dalam penerapannya…

Mau sedikit nyampah di timeline sebentar yaaa.. Maaf, yg ngerasa keganggu, sila hit ‘mute’ atau ‘unfollow’ button-nya yaa 😀

Sekitar setaun yg lalu gw sempet taruhan sama temen terkait masalah desentralisasi fiskal, UU Pajak dan Retribusi Daerah.

Gw blg klo pelimpahan PBB, BPHTB & 13 jenis pajak lainy dr @DitjenPajakRI k Pemda, cm bikin mslh baru. Akan jd ladang korupsi baru di daerah

SDM & infrastruktur di daerah itu blm siap utk menyerap penerimaan negara/daerah sedemikian masif. Udh bkn cerita baru Lurah nilep duit PBB.

Desentralisasi fiskal, sekalipun dgn tujuan yg baik yaitu perimbangan keuangan antara pusat & daerah itu ga adil kalo menurut gw.

Desentralisasi penerimaan, tanpa dibarengi desentralisasi pengeluaran. Beban APBN makin berat ke dpn krn transfer ke daerah ya tetep aja ada

Sementara di sisi penerimaan diambil Pemda. Kasian Agus Marto cuy. Cepet tua, ga ganteng lg. Ibaratny pemasukan berkurang, pengeluaran tetep

Belum genap setaun gw ngomong gitu, UU PDRD itu udah teraplikasi di Kabupaten Karawang. Dan tebak apa yg terjadi?

Rabu kemaren mulai tercium kasus penggelapan upah pungut PBB & BPHTB belasan milyar di DPPKAD Kab. Karawang. Akhirny gw menang taruhan dah.

Dan konon katanya yaa, kasus ini udh terendus sm idungnya Abraham Samad dan @KPK_RI dlm itungan hari. Isssh ceyeeem. Bakal seru nih kayakny.

Sekian dan terimakasih… #Unmute #Refollow #Exit

Originally captured from www.twitter.com/imanbatman

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Mengenal Lebih Dekat Badan Intelijen Rusia

Image

Mengenal Lebih Dekat Badan Intelijen Rusia

Badan Intelijen Rusia yang beroperasi di luar negeri adalah Foreign Intelligence ServiceSluzhba Vneshney Razvedki (SVR).  SVR adalah penerus dari Direktorat Utama Satu (PGU) / First Chief Directorate (FCD)  sejak Desember 1991. SVR berkantor pusat di Kota Yasenev, Moskow.

Berbeda dengan Badan Keamanan Federal Rusia (FSB), SVR bertanggung jawab untuk kegiatan intelijen dan spionase di luar Federasi Rusia. Badan ini bekerja sama dengan Direktorat Intelijen Utama Rusia (GRU), yang  memiliki jumlah agen jauh lebih banyak atau sekitar enam kali dari agen SVR yang juga tersebar di luar negeri. Data ini menurut catatan tahun 1997. SVR juga berwenang untuk bernegosiasi dan membuat kerja sama dalam penanganan counter terorisme dan pengaturan kerja sama dengan badan-badan intelijen asing, serta menyediakan pembuatan produk analisa, termasuk menyebarluaskan danmenyiapkan laporan intelijen  untuk Presiden Rusia.

A. Sejarah Berdirinya SVR

SVR adalah institusi  intelijen yang melaksanakan operasi intelijen luar negeri, yang sebelumnya dilakukan badan intelijen luar negeri Era Soviet, mulai dari ‘departemen luar negeri‘ Cheka yang dipimpin oleh Vladimir Lenin, kemudian OGPU SVR  (Direktorat Negara Gabungan Politik), NVKD  (Komisariat Rakyat Dalam Negeri) , hingga Direktorat Utama Satu Komitet gosudarstvennoy bezopasnosti (KGB).

Secara resmi, SVR didirikan sebagai Bagian Khusus dari Cheka, pada 20 Desember 1920. Kepala Cheka, Felix Dzerzhinsky, yang menciptakan Departemen Luar Negeri Cheka (Inostranny Otdel – INO) meningkatkan kegiatan pengumpulan serta penyebaran produk intelijen asing. Pada tanggal 6 Pebruari 1922, Departemen Luar Negeri Cheka menjadi bagian dari organisasi yang berganti nama dengan sebutan Direktorat Politik Negara, atau GPU. Departemen Luar Negeri bertugas menjalankan kegiatan intelijen luar negeri, termasuk pengumpulan intelijen penting dari negara asing serta membekukan penanganan masalah  pembelot, imigran, dan berbagai macam ‘musuh rakyat’. Pada tahun 1922, setelah pembentukan Direktorat Politik Negara (GPU) dan penggabungan dengan Komisariat Rakyat Dalam Negeri  Sosialis Federasi Rusia (RSFSR), kegiatan intelijen asing dilakukan oleh Direktorat Negara Gabungan Politik (GPU). Pada bulan Juli 1934, Direktorat Negara Gabungan Politik (OGPU) disatukan kembali ke dalam NKVD. Pada tahun 1954, NKVD kembali menjadi KGB, yang pada tahun 1991, dirubah namanya menjadi SVR.

SVR adalah bagian pertama dari KGB dalam menciptakan pemisahan identitas (sebagai Badan Intelijen Pusat atau Centralnaya Sluzhbza Razvedkyin (CSR)) pada Oktober 1991, yang menggabungkan sebagian besar operasi luar negeri, pengumpulan intelijen dan analisa intelijen yang dilakukan oleh Direktorat Utama Satu KGB.

Pada bulan September 1991, Gorbachev yang saat itu bernama Yevgeni Primakov menjabat sebagai wakil ketua pertama Komite Keamanan Negara Uni Soviet (KGB) dan Kepala Direktorat Utama Satu KGB. Presiden Rusia Boris Yeltsin mengkonfirmasi Primakov sebagai kepala SVR, menggantikan CSR pada Desember 1991. Dengan kemunculan SVR yang sebelumnya merupakan bagian dari KGB sebagai badan independen, Primakov berkewajiban untuk melaporkan langsung kepada Presiden Boris Yeltsin.

Memasuki Februari 1996, Primakov menggantikan Andrei Kozyrev sebagai Menteri Rusia Luar Negeri. Penunjukkan tersebut setelah pemilu parlemen yang dilaksanakan bulan Desember, dimana kaum Komunis mengumpulkan jumlah suara terbanyak dan siap untuk mendominasi Duma (Dewan Rakyat) bersama-sama dengan kaum nasionalis. Kolonel Jenderal Vyacheslav Trubnikov diangkat menduduki jabatan sebagai direktur SVR. Selanjutnya, Trubnikov adalah lulusan Moscow State Institute of International Relations (MGIMO) dengan spesialisasi di negara-negara Asia. Trubnikov menghabiskan seluruh karirnya di KGB dan hidup selama 15 tahun di Asia Selatan dengan menyamar sebagai wartawan. Pada bulan Januari 1992, Trubnikov diangkat sebagai Deputi Direktur SVR, dan menjabat sebagai Direktur ke-23 intelijen asing sejak didirikan pada tahun 1920.

Pada tahun 1992, SVR mengeluarkan intelijen dalam bentuk CD-ROM yang berjudul Luar Negeri Rusia: VChK (Cheka) -KGB-SVR, berisi tentang “pandangan sejarah dan pengembangan salah satu dinas rahasia yang paling kuat di dunia” di mana semua layanan disajikan menjadi satu bentuk organisasi organisasi yang paling berkembang saat itu.

B. Kewenangan Hukum SVR

SVR didirikan dengan dasar Penpres No 293 tertanggal 18 Desember 1991, yang secara khusus bertujuan untuk memberikan  informasi intelijen yang dibutuhkan oleh Presiden Federasi Rusia, Majelis Federal dan Pemerintah.

Pada 10 Januari 1996 Presiden Yeltsin menandatangani Law on Foreign Intelligence Organs yang disahkan oleh Duma pada Desember 1995.  Sebelumnya Law on Foreign Intelligence Organs yang dikonsepkan oleh SVR sendiri, sudah diadopsi pada bulan Agustus 1992.

Undang-undang tersebut mengidentifikasi empat lembaga Rusia, termasuk didalamnya adalah SVR, yang menjalankan fungsi intelijen eksternal, menentukan struktur, prinsip utama dan kontrol pemerintah. Adapun kewenangan yang diberikan kepada SVR antara lain, melakukan kegiatan intelijen, membuat langkah-langkah secara aktif untuk menjamin keamanan Rusia, menjalankan kegiatan militer, ekonomi, dan hal-hal strategis lainnya. SVR juga memberikan pengamanan bagi anggota dan keluarga badan atau lembaga  Rusia yang berkedudukan di luar negeri. Adapun kewenangan lainnya, misalnya melakukan kegiatan operasi bersama dengan badan intelijen keamanan asing dan melakukan pengawasan di luar negeri.

SVR melakukan kegiatan intelijen dalam rangka:

  1. Mendukung pengambilan keputusan  Presiden Federasi Rusia, Federal Majelis dan Pemerintah terkait  perihal pemberian informasi intelijen yang dibutuhkan dalam bidang politik, ekonomi, militer, strategis, ilmiah, teknologi dan lingkungan;
  2. Menciptakan lingkungan yang kondusif untuk keberhasilan pelaksanaan kebijakan Federasi Rusia di bidang keamanan;
  3. Mempromosikan pembangunan ekonomi, kemajuan ilmiah dan teknis dari negara dan militer serta hal teknis yang berhubungan dengan keamanan Federasi Rusia.

Dalam proses pengumpulan intelijen, SVR dapat menggunakan metode  baik terbuka, tertutup dan penggunaan intelligence devices. Prosedur untuk menggunakan cara dan  metode rahasia telah diatur dalam Law on Foreign Intelligence Organs. Informasi intelijen yang diberikan oleh Presiden Federasi Rusia, Federal Majelis Ruang, Pemerintah Federasi Rusia Ditetapkan Presiden Eksekutif Federal dan otoritas peradilan, perusahaan, lembaga dan organisasi.

C. Organisasi SVR 

Berdasarkan dekrit presiden pada 9 Oktober 2007, Fradkov Mikhail Efimovich diangkat secara resmi sebagai Kepala SVR. Direktur Dinas Intelijen Luar Negeri ditunjuk oleh Presiden Federasi Rusia.

Daftar unit struktural dari SVR Rusia:

  1. Kantor Direktur;
  2. Protokol Departemen;
  3. Akademi Intelijen (ABP);
  4. Kantor Hubungan Masyarakat dan Media Massa (Kantor Pers);
  5. Departemen-Departemen Operasional;
  6. Kantor Analisis dan Informasi;
  7. Pengelolaan Kontra Intelijen Asing;
  8. Departemen Informatika;
  9. Manajemen Revolusi Ilmiah dan Teknologi;
  10. Manajemen Teknik;
  11. Manajemen Intelijen Ekonomi;
  12. Kantor Layanan Pelanggan dan Dukungan.

SVR diwakili dalam Dewan Keamanan dan Dewan Pertahanan, yang juga turut membangun hubungan antar kelompok dan komisi. Koordinasi operasi yang dilakukan berbagai badan intelijen Rusia  dilakukan atas dasar perjanjian bilateral dan kontak kerja. Hubungan koordinasi sempat sulit terjadi karena dihadapkan pada kompartementasi informasi yang berklasifikasi dan terbatasnya hubungan lateral dan pembagian informasi secara vertikal. Hal tersebut membutuhkan inisiatif langsung presiden tanpa perlu koordinasi dengan departemen lainnya atau SVR.

Kantor Pengawas Keuangan Federasi Rusia memiliki hak untuk mengaudit laporan keuangan perkiraan pengeluaran dan belanja intelijen. Selain itu parlemen juga melakukan pengawasan atas pekerjaan SVR. Duma Negara dan Dewan Federasi melakukan dengar pendapat parlemen dan investigasi, dan kedua kamar tersebut mempunyai hak bertanya kepada pimpinan SVR.

(*/dari berbagai sumber).

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Berita Cuaca

Dipopulerkan oleh : Gombloh

Lestari alamku lestari desaku
Dimana Tuhanku menitipkan aku
Nyanyi bocah-bocah di kala purnama
Nyanyikan pujaan untuk Nusa

Damai saudaraku suburlah bumiku
Kuingat ibuku dongengkan cerita
Kisah tentang jaya Nusantara lama
Tenteram Kartaraharja di sana

Mengapa tanahku rawan kini
Bukit-bukit pun telanjang berdiri
Pohon dan semak rumput enggan bersemi kembali
Dan burung-burung pun malu bernyanyi

Kuingin bukitku hijau kembali
Semak rumputpun tak sabar menanti
Doa kan kuucapkan hari demi hari
Sampai kapankah hati lapang diri

Lestari alamku lestari desaku
Dimana Tuhanku menitipkan aku
Kami kan bernyanyi hibur lara hati
Nyanyikan bait Padamu Negeri

Damai saudaraku suburlah bumiku
Kuingat ibuku dongengkan cerita
Kisah tentang jaya Nusantara lama
Tenteram Kartaraharja di sana

Selamat hari kemerdekaan bangsaku…

Mari kita bersama bangun dan jaga negara ini…

Tetap konsisten LAWAN KORUPSI!!!

17 Agustus 2012

Categories: Uncategorized | Leave a comment

Blog at WordPress.com.